Ramadhan: Bulan Persaudaraan

Akhirnya kita semua sampai di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Dan sekarang, sudah setengah bulan puasa kita lewati bersama kaum muslimin yang ada diseluruh penjuru bumi. Mudah-mudahan pula, Allah masih memberikan kesempatan lagi dan lagi… untuk dapat menggapai pahala sebanyak mungkin dan ampunan yang sebesar-besarnya hingga nantinya kita tiba di Hari Raya Idhul Fitri.

Hari yang penuh kemenangan bagi orang-orang yang konsisten menjaga amalan-amalan di bulan puasa. Bak menjadi seorang bayi yang putih bersih tanpa noda. Semoga.

Cobaan, musibah, dan rintangan akan datang cepat atau lambat. Kita umat manusia hanya bisa pasrah terhadap kehendak Yang Maha Kuasa setelah berikhtiar. Semua keputusan Allah adalah baik bagi umat-Nya. Hanya manusia yang kurang bisa bersabar dan sering mengedepankan hawa nafsu sehingga dirinya selalu diliputi dengan noda dan dosa.

Nah, di bulan Ramadhan, kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan puasa yang kita laksanakan selam kurang lebih 30 hari lamanya akan diuji oleh Allah. Siapa di antara umat- Nya yang melaksanakan puasa dengan sungguh-sungguh –kata Rasulullah- maka akan diampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu.

Bulan Ramadhan tempatnya kita berbenah dan berbekal untuk persiapan panjang sebelas bulan yang akan datang. Waktu untuk reses dari segala aktivitas yang menyibukkan. Wahana untuk kembali mematangkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Sang Pencipta Alam Semesta.

Sangat banyak amalan-amalan yang dapat kita lakukan di bulan puasa ini. Tadarrus Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak dzikir, mengafal Al-Qur’an, shalat tarwih atau qiyamul lail, membaca buku-buku agama, dan semua kegiatan yang dilakukan untuk mencari ridha-Nya.

Tak terkecuali ritme rutin kegiatan puasa yakni sahur dan berbuka puasa. Sahur itu memiliki keutamaan-keutamaan yang jika dibandingkan dengan puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama lain.

Oleh karenanya sahur itu pembeda puasa seorang muslim dengan yang bukan muslim. Selain menguatkan tubuh, sahur juga mendatangkan pahala bagi umat muslim yang melakukannya karena mengikuti petunjuk Nabi Muhammad.

Antara Tradisi dan Memori

Sudah menjadi budaya dan kebiasaan orang Indonesia untuk dapat melaksanakan kegiatan sahur dan berbuka puasa bersama seluruh keluarga. Apalagi untuk puasa di hari pertama.

Pelaku urbanisasi yang kebanyakan merupakan masyarakat inti di kota-kota besar akan segera berbondong-bondong pulang ke kampung halaman dan kediaman orang tua masing-masing selama sehari atau dua hari hanya untuk merasakan sensasi kerinduan yang sangat akan memori yang sejak dulu ia lakukan saat masih kanak-kanak dan remaja.

Masakan ibu dan gelak tawa tersimpul menjadi kegembiraan yang sulit tergambarkan oleh kata. Kerinduan akan sanak famili lainnya menjadi tidak terelakkan lagi. Kebiasaan ini telah berlangsung lama dan turun temurun. Puasa dan tarwih pertama di kampung halaman adalah tradisi yang berbalut pembenaran teologis, begitu menurut Komaruddin Hidayat yang seorang Rektor Di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kita semua begembira. Semua merayakan  dan semua saling memahami satu sama lain. Masyarakat telah menganggap datangnya bulan Ramadhan adalah baik bagi mereka khususnya non-muslim. Oleh karena, atmosfer datangnya kebaikan akan segera datang dipermukaan bumi.

Kami umat muslim menghormati mereka yang tidak berpuasa, dan begitupun mereka yang tidak menjalankan puasa sangat menghormati pula apa yang kaum muslimin laksanakan di Bulan Ramadhan.

Sehingga memberikan kesan dan makna bagi tumbuhnya nilai-nilai persaudaraan dan saling toleran pada bulan Ramadhan di antara sesama umat muslim maupun non-muslim agaknya menjadi hal yang mesti kita wujudkan bersama.

Apalagi kita yang masih berusia muda, hendaknya memberikan contoh dan teladan yang baik bagi adik-adik maupun masyarakat di mana kita tinggal dan menetap. Ini kesempatan yang sangat baik untuk menjaga dan memupuk nilai-nilai persaudaraan.

Salam Persaudaraan!

Gambar: tirubunnews.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s