“People Power” Ala Kopdar Blogger Nusantara 2012

Logo Blogger Nusantara 2012

“Blogger Nusantara….” sebuah aba-aba dimulai melalui teriakan Steering Committee dari arena panggung.

“Bisa Tonji…” balasannya tak kalah seru dengan suara gemuruh dari ratusan peserta  yang menembus sudut-sudut jauh tempat berlangsungnya acara.

Frasa gabungan bahasa Indonesia dan Makassar yang berarti ‘bisa juga’ adalah tagline sekaligus  keyword Blogger Nusantara 2012. Digelar selama tiga hari 9-11 November 2012 di lantai empat Aula Makarti Gedung LAN (Lembaga Administrasi Negara) Makassar.

Tepuk tangan meriah sontak membahana. Itulah riuh para blogger se-Indonesia yang mengikuti pembukaan resmi perhelatan “Kopdar Blogger Nusantara 2012”. Bagaikan sebuah new world di mana dunia virtual bergeser ke dunia yang tak lagi abstraksi.

Sehari sebelumnya, ada tiga kelas kreatif pra event yang diselenggarakan oleh panitia. Kelas Creative Writing (M. Aan Mansyur), Social Media for Small Business (Takdir Arsyad), dan Modern Photography (detik.com). Kelas-kelas tersebut diadakan sebagai awal sebelum memulai pertemuan kopi darat yang sebenarnya. Acara ini khusus untuk blogger peserta lokal dari Makassar.

Galaksi virtual blogger Indonesia yang sementara waktu berubah lokasi, merupakan bukti bahwa Indonesia dilandasi semangat guyub dalam paguyuban, bersama komunitas-komunitas blogger dari berbagai daerah. Bukan semangat patembanan yang pragmatis materialis. Terasa ada semangat persaudaraan yang dibangun dari ruang maya ke ruang nyata.

Setelah itu, semua peserta berdiri menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Suasana cukup khidmat. Sebab ini momen langka dimana kami ikut menyuara-lantangkan “Indonesia Raya” dengan peserta dari Aceh hingga Papua. “sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia” –petikan lagu nasional ini amat tepat menggambarkan situasi saat itu.

Tarian Empat Etnis Sulawesi Selatan

Atmosfer Blogger “Nusantara” terasa langsung klop dengan disusul beberapa menit  kemudian menundukkan diri dan merapalkan doa bagi para pahlawan. Pagi yang berawan itu tepat 10 November.

Puluhan komunitas blogger dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul. Acara dibuka dengan selingan parade budaya khas Sulawesi Selatan. Tari Empat Etnis (Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar) dan tari Paraga dimunculkan.

Di Makassar, etnis-etnis tersebut tersebut menempati setiap jengkal di tempat kelahiran para daeng. Tarian ini merupakan simbol keragaman dan kerukunan yang terjalin dalam kehidupan bermasyarakat.

Serasa ada kesan juga pesan yang ingin dimunculkan. Keanekaragaman budaya di Makassar yang terajut dengan baik, hendaknya juga terjadi di arena Kopdar Blogger Nusantara 2012 yang memasuki tahun kedua setelah di Sidoarjo setahun lalu.

Segera saja puluhan kamera pocket, camera recorder, blackberry, dan smartphone melaju ke bagian depan panggung untuk merekam gambar secara langsung aksi parade budaya. Media sosial dan beragam kanal citizen journalism khususnya blog dan microblogging, menyediakan wadah untuk mengarsipkannya. Untuk salah satu alasan itulah para blogger dan social networker datang ke mari.

Setelah itu, apalagi kalau bukan diposting, like, and share…

Panitia Berpose Bersama

Workshop pertama diawali oleh Asri Tadda. Dokter yang juga pendiri Astamedia Blogging School adalah peraih penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2008. Kegiatan blogging ia lakukan sejak 2004 silam. Banyak tips dan trik yang disampaikan untuk mewujudkan kematangan finansial lewat kegiatan blogging.

jika orang tertarik dengan tulisan kita, konsistensi kontennya, maka orang akan terus meng-update nya dan memutuskan untuk beriklan di sana, ”katanya.

Inilah sumber penghasilan yang dimaksudkan itu.

namun sekali lagi, konten adalah yang utama,” lanjut Asri Tadda.


“People Power” Ala Bloggger

Kita ingat kekuatan new media –media sosial- dan kegiatan citizen journalism-lah yang telah menumbangkan rezim Husni Mubarak di Mesir, kemudian merembes ke diktator Moammar Khadafi di Libya, dan terakhir masih sengit terekam pertempuran di Suriah. Turki yang menjadi perbatasan langsung dengan Suriah pun terkena imbas.

Indonesia sendiri sudah banyak contoh. Aksi aktivisme ruang maya yang sering dianggap ‘semu’ ternyata tidak meninggalkan esensi dukungan untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran dan kepatutan.

Misalkan saja baru-baru ini, “Save KPK” dalam perseteruan KPK dengan Polri terkait penanganan kasus korupsi simulator SIM. Pengawasan publik di media sosial menimbulkan ekses yang mengakibatkan eksekusi dalam taraf praktik. Mereka bisa marah kepada pemerintah, tekanan lebih besar ternyata datang dari netizen, terutama social networker.

Hal ini mengemuka dalam sebuah catatan ringan di Kompas Edisi Minggu (11 November 2012). Komentar bernada sarkas inilah yang acapkali kita saksikan melalui media tentang wajah perpolitikan.

Pertarungan politik yang tidak lagi dikuasai oleh pencitaraan yang mementingkan kesan populis, wibawa yang tinggi, bahasa yang santun serta berhati-hati, dan intelegensi yang tinggi. Katanya, Presiden SBY mewakili itu semua, sebab itulah yang lagi nge-trend ketika itu.

Sekarang, era tersebut meredup secara perlahan. Lewat optimasi kampanye di media sosial, Jokowi berhasil merebut hati warga Jakarta dari pesaingnya petahana Foke. Jokowi dan penampilannya adalah anti-klimaks dari era populis yang santun dan ber-intelegensi tinggi.

Penampilannya merakyat, sederhana, bicara apa adanya, merangkul segala pihak, dan tentu saja kontribusinya yang besar di masyarakat. Kekuatan para blogger dan social networker adalah “People Power”. Saya lantas berpikir, di antara puluhan komunitas blogger se-Indonesia ini, barangkali sebagian dari merekalah yang menjadi penyokong suara-suara bergema kritis di media sosial.

Dari Makassar: Blogger Nusantara dipersembahkan untuk Indonesia…

Selamat dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh panitia dan pihak penyelenggara. Senang sekali bisa berpartisipasi dalam Kopdar Blogger Nusantara 2012.

a member of -Komunitas Daeng Blogger- Makassar.

*** Sumber foto:
1. https://twitter.com/LintasME
2. http://angingmammiri.org/
3. http://bloggernusantara.com/2012/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s