Ruang Belajar: Tebak Pala (Cerdas Cermat Perbandingan)

Posted: April 23, 2016 in Artikel, Ruang Belajar

DSC08356

 

Abstraksi

‘Tebak Jumlah Pala: Cerdas Cermat Perbandingan’ ini merupakan aktivitas pembelajaran di kelas V untuk mata pelajaran Matematika materi Perbandingan. Khususnya pada indikator pencapaian Operasi Hitung Menggunakan Perbandingan yang menggunakan bentuk soal cerita.

‘Tebak Jumlah Pala’ ini dimaksudkan untuk memvisualisasikan soal-soal berbentuk cerita tersebut sehingga lebih bersifat kontekstual. Dengan visualisasi tersebut, peserta didik mampu mengetahui nilai sebenarnya melalui konsep perbandingan itu sendiri.

Tulisan ini merupakan pengalaman pendidik dalam menerapkan ‘Tebak Jumlah Pala’ di SD YPK Pikpik, Kramongmongga, Fakfak.     

Latar Belakang

Di SD YPK Pikpik, peserta didik kelas V pada umumnya memiliki daya tangkap konsep matematika dengan baik. Dalam materi perbandingan, terdapat bentuk-bentuk rumus turunan yang harus dihafalkan peserta didik. Pendidik melihat bahwa peserta didik agak mengalami kesulitan dalam menghafal rumus.

Oleh karenanya pendidik membuat model visualisasi soal cerita perbandingan yang dengannya peserta didik dapat memahami konsep perbandingan secara langsung dan nyata, serta dapat pula menyelesaikannya dengan cepat dan mudah.

Teori atau Penjelasan Materi

Untuk menyelesaikan ‘Operasi Hitung Menggunakan Perbandingan’, cara yang sering digunakan adalah dengan menggunakan rumus perbandingan.

Misalkan, untuk soal pertama.
Perbandingan buah pala Fadli dan Mike adalah 2 : 5. Jika dijumlahkan, maka banyaknya menjadi 140 buah. Berapakah masing-masing buah pala Fadli dan Mike?
Buah Pala Fadli     = {2 : (2 + 5)} x 140 = 40 buah.
Buah Pala Mike     = {5 : (2 + 5)} x 140 = 100 buah

Juga untuk soal kedua.
Fadli dan Mike memiliki perbandingan buah pala adalah 2 : 5. Jika diselisihkan, maka jumlah buah pala mereka adalah 60 buah. Berapakah masing-masing buah pala Adi dan Ani?
Buah Pala Fadli    = {2 : (5 – 2)} x 60 = 40 buah
Buah Pala Mike    = {5 : (5 – 2)} x 60 = 100 buah

Dalam aktivitas ini, nilai dalam perbandingan disebut dengan istilah ‘Bagian’ yang mewakili nilai sebenarnya. Nilai dari tiap ‘Bagian’ itulah yang peserta didik akan temukan dalam ‘Tebak Jumlah Pala’. ‘Bagian’ divisualkan dalam bentuk sebuah kotak.

Dengan demikian, dua contoh soal di atas akan memiliki penyelesaian seperti ini.

Soal Pertama:

DSC08344

Soal Kedua:

DSC08345

Metode
Alat dan Bahan
  1. Karton Manila
  2. Gunting
  3. Print out gambar buah Pala
  4. Kertas HVS
  5. Lem Kertas
  6. Double tape
Proses dan Langkah Kerja
  1. Pendidik mengajak peserta didik untuk membuat sekitar 20 buah kotak karton berukuran 15 x 15 cm
  2. Selanjutnya, gambar buah pala ditempelkan di tiap kotak karton
  3. Pendidik menginstruksikan peserta didik untuk menempelkandoubletape di samping gambar buah Pala
  4. Setelah itu, pendidik lalu menyiapkan sekitar 30 buah kertas kecil berukuran 3 x 3 cm yang akan digunakan untuk menuliskan jumlah buah pala yang diinginkan
Penerapan Metode
  1. Peserta didik dibagi ke dalam 3 atau 4 kelompok.
  2. Pendidik meminta 2 peserta didik maju sebagai relawan
  3. Relawan peserta didik mengambil kotak karton sebanyak yang diinginkan
  4. Relawan peserta didik juga mengambil kertas kecil, lalu menuliskan angka sebanyak buah pala yang dinginkannya
  5. Setelah itu, mereka menempelkannya ke kotak karton. Angka di kertas kecil itulah yang merupakan jumlah buah pala di setiap “Bagian”
  6. Kemudian kotak karton diperlihatkan secara terbalik agar banyak buah pala yang dituliskan tidak boleh diketahui peserta didik lain
  7. Setelah itu, pendidik lalu mulai menyebutkan soalnya dari model yang diperagakan oleh relawan peserta didik
  8. Kegiatan ini diulangi hingga peserta didik dapat menjawab dan memahami konsep dalam menyelesaikan soal perbandingan
Pembelajaran yang didapat diambil
  1. Peserta didik tidak terbebani lagi dengan menghafalkan rumus perbandingan
  2. Peserta didik diharapkan mampu membuat model matematika perbandingan dari soal cerita yang disajikan.
  3. Peserta didik dapat memupuk rasa percaya dirinya dengan berkompetisi.
Referensi
  1. Surya, Yohanes. 2006. Matematika Itu Asyik Jilid 5A. Armandelta Selaras: Jakarta..
  2. Modul Materi Matematika Kreatif. Pelatihan Intensif Pengajar Muda Indonesia Mengajar Angkatan VIII. Bogor, 21 April – 14 Juni 2014

 

*Postingan ini merupakan tulisan yang tidak sempat dimuat dalam Ruang Belajar, sebuah portal berbagi yang dikelola oleh Indonesia Mengajar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s