3 Alasan Kenapa Kamu Harus Memilih Pendidikan Dokter di UIN Alauddin

Posted: December 21, 2016 in Artikel
Tags: , , , , , ,
fakultas-kedokteran-dan-ilmu-kesehatan-universitas-islam-negeri-syarif-_140627171220-876

republika.co.id

Sobat muda pasti banyak yang bercita-cita menjadi seorang dokter. Mengenakan jas putih dengan bangga. Merasa senang sekali karena telah berhasil melewati satu langkah besar. Sebelum menjadi pelayan masyarakat di bidang kesehatan.

Apalagi sekarang yang duduk di kelas dua belas. Pasti kamu sedang berada di tengah-tengah masa belajar yang padat-padatnya. Tidak di sekolah, di bimbel, dan juga di rumah.

Sekarang inilah masa-masa emas untuk memilih dan memilah di mana sih tempat yang paling oke untuk belajar ilmu kedokteran. Jurusan yang paling banyak diminati oleh anak-anak IPA dan IPS sekalipun.

Salah satu alasannya barangkali karena dokter adalah profesi mulia yang melintasi batas dan ruang di manapun itu. Jasa, tenaga, dan ketulusan sang dokter benar-benar dibutuhkan.

Tentunya, butuh kerja keras sejak awal untuk bisa lulus di jurusan paling favorit ini.

Untuk saat ini, perguruan tinggi tempat kuliah kedokteran begitu banyak di Indonesia. Nah, bagi kamu yang belum memastikan hendak ke mana, barangkali PSPD (Program Studi Pendidikan Dokter) di UIN Alaudddin Makassar akan jadi pilihan paling menguntungkan dan menarik.

Prodi ini berada di bawah naungan FKIK, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Tahun ini PSPD baru menerima mahasiswa angkatan pertama lho. Itupun sudah lengkap dengan Rumah Sakit Pendidikan yang sudah memasuki perampungan tahap akhir.

Sahabat muda, tidak ada salahnya mencoba menjajal kemampuan untuk kuliah di FKIK. Khusus untuk kamu, kami memilihkan tiga alasan utama mengapa mesti kuliah di Pendidikan Kedokteran UIN Alauddin.

1. Beasiswa Penuh bagi Penghafal Qur’an

Sobat Quipper Muslim yang punya kemampuan yang mumpuni menghafal Al-Qur’an, sangat disarankan mengikuti program ini.

Kampus UIN sebagai institusi pendidikan yang mengedepankan sisi keagamaan telah berkomitmen untuk membebaskan 100 persen biaya kuliah bagi calon mahasiswa yang lulus dan memenuhi kriteria.

Jika sobat hanya memiliki hafalan 1-10 juz akan dibebaskan biaya kuliah selama dua semester. Selanjutnya, yang menghafal 11-20 juz dibebaskan uang semester selama empat kali. Lalu, beasiswa penuh hingga wisuda diberikan ke calon maba yang memiliki hafalan 21-30 juz. Menarik, bukan?

Beruntunglah sobat, karena program ini tidak hanya di berlaku di Kedokteran, tapi di semua jurusan yang dikelola kampus UIN.

2. Beragam Jalur Masuk

Sobat, selain SNMPTN dan SBMPTN yang merupakan sistem penerimaaan secara nasional, Kedokteran punya tiga lagi lho jalur penerimaan tambahan. Wuih jadi besar dong peluangnya? Iya, itu dia sobat. Kami yakin kamu bisa lulus asal rajin belajar, dan tak lupa berdoa.

Yuk, kita lihat satu-satu. Pertama-tama ada Jalur Mandiri. Syarat utamanya kamu harus punya prestasi akademik yang baik, minimal peringkat 1 hingga 5 di kelas.

Syarat kedua, nilai rapor rata-rata tidak boleh kurang dari tujuh koma lima. Yup, kamu yang serius belajar mandiri di rumah maupun di bimbel mana saja pasti bisa melewatinya dengan baik. Tahap selanjutnya tinggal mengurus administrasi pendaftaran.

Selanjutnya ada Jalur Khusus. Penerimaan jalur ini merupakan bagian dari Ujian Masuk Khusus setiap tahun. Sobat tenang saja, akan ada portal khusus untuk seleksi ini. Selebihnya sahabat muda tinggal belajar dengan tekun sebelum mengikuti tes.

Ini mungkin info paling menarik bagi kamu. Seleksi ini namanya Jalur Afirmasi. Afirmasi ini beda-beda kategorinya. Ada afirmasi geografis, afirmasi agama, dan afirmasi ekonomi.

Kampus UIN ingin melibatkan banyak anak-anak daerah untuk merasakan pendidikan dengan kualitas yang baik. Makanya jalur ini dibuka, utamanya bagi kamu yang berasal dari kawasan timur Indonesia. Khususnya yang bermukim di daerah terpencil dan terluar Indonesia.

Nah, tunggu apalagi guys.

3. Integrasi Agama dan Sains

Ada fakta yang menarik nih, sobat. Kemristekdikti punya kenapa harus memprioritaskan dibukanya Pendidikan Dokter di UIN tahun ini.

Itu karena prodi Kedokteran ini benar-benar beda dari jurusan yang sama di seluruh Indonesia. Bedanya di mana? Kurikulum yang diterapkan dan dirancang itu merupakan integrasi antara agama dan sains.

Bapak Rektor Profesor Musafir Pababari sampai bilang, bahkan semua jurusan di delapan fakultas adalah hasil pengintegrasian dua kutub tersebut.

Sobat jangan khawatir, meskipun baru menerima mahasiswa, UINAM telah mempersiapkan ini sejak jauh-jauh hari di tahun 2010.

Total pengajar tetap ada lebih dari 30 dosen dengan status PNS dan non-PNS. Sobat tak perlu ragu, kapastitas keilmuan mereka yang akan membuat kamu berdecak kagum. Sebagian dari mereka merupakan alumni S3 ilmu-ilmu kesehatan di Jepang, Autralia, hingga Jerman.

Nah, itulah tadi tiga alasan kuat kenapa kamu harus mencoba melirik Pendidikan Dokter di UIN Alauddin. Bagi teman-teman yang merasa tertantang untuk menjadi seorang dokter, modal moral dan agama juga penting lho, temen-temen. UIN adalah jawabannya.

Tentunya, tidak ada yang tidak mungkin jika temen-temen giat belajar dan melakukan persiapan dengan matang. Faktor utama yang buat kalian lulus dengan bangga ialah pengetahuan yang kamu miliki.

Oiya, jangan lupa jaga kesehatan untuk menjaga badan tetap fit dan otak segar hingga menjelang seleksi tiba. See you on new post.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s