Balasan Kebaikan untuk Bunda

Sabtu pagi itu begitu riang di sudut Kampung Teratai. Sebuah bangunan sederhana riuh celoteh anak-anak. Bentuk bangunannya persegi ukuran lima kali tujuh meter. Berubin tapi tanpa dinding. Mereka memenuhi bangunan itu tanpa sisa untuk belajar mengaji. Sendal-sendal lusuh bersekitaran di luar. Sisa-sisa tanah berlumpur kering dan basah bercampur jadi satu. Sebagian anak duduk tenang melafalkan … More Balasan Kebaikan untuk Bunda

Berkah Ramadhan: Pelajaran Tanpa Batas

Siapa bilang puasa itu jago-jagoan tidak makan dan minum sepanjang hari? Allah bilang, pahala puasa itu unlimited, tanpa batas. Allah sendiri yang akan mengganjar sejauh mana keikhlasan dan kesungguhan puasa umat-Nya. Siapa yang paling ikhlas, itulah yang benar-benar beruntung.  Kalau diingat-ingat lagi, ada saja pelajaran yang bisa saya petik setiap hari di sepanjang bulan Ramadan. … More Berkah Ramadhan: Pelajaran Tanpa Batas

Tanah Kelahiran, Riwayatmu

If you believe you’re a citizen of the world, you’re a citizen of nowhere. Jika kau percaya dirimu seorang warga global, maka kau bukan penduduk dari satu negara manapun. Kalimat ini dilontarkan Theresa May, Perdana Menteri Inggris dengan maksud menyindir “orang-orang global”. Apakah mereka seperti karakter yang diciptakan Dostoyevsky dalam The Brothers Karamazov? Mungkin saja. … More Tanah Kelahiran, Riwayatmu

Mi Instan dan Engkoh

Jangan suka makan mi instan, bumbunya bisa bikin kamu bodoh. Itu satu ancaman dari hampir semua orang dewasa waktu saya kecil. Ibu, teman Ibu, tetangga, teman main, jamaah masjid, guru ngaji TPA, tukang antar air, semua mengatakan hal sama dan mereka percaya. Sebagai anak-anak, saya tidak bisa langsung percaya. Antara percaya dan tidak percaya. Sebagian diri … More Mi Instan dan Engkoh

Mencintai Indonesia

“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia”  Sukardi Rinakit. Ujaran dari Ketua Tim Komunikasi Publik Presiden Joko Widodo itu tampaknya menjadi begitu relevan hari-hari belakangan ini. Di tengah sanggahan kebencian dan berita tidak benar, kembali pada semangat kesatuan Indonesia adalah pilihan bijak. Bukan kenapa-kenapa, negeri ini sudah menghabiskan terlalu banyak energi, waktu, dan pikiran meng-counter segala pemberitaan … More Mencintai Indonesia

Kecemasan Terbesar

Bahaya itu, begitu nyata. Tapi menjadi takut, itu pilihan. Siapa sih yang tidak tidak pernah cemas, khawatir, dan takut? Hampir semua kita menyimpan beragam kekhawatiran di benak masing-masing. Keresahan tersebut juga dipastikan senantiasa ada seiring bergulirnya roda kehidupan. Tapi waktu selalu berjalan tanpa pernah tahu kita resah atau senang. Jenis kecemasan manusia juga berbeda-beda tergantung … More Kecemasan Terbesar

Tetangga Paling Ramah

Tetangga itu, teman sepermainan waktu kecil. Tetangga itu, teman-teman pengajian Ibu. Tetangga itu, semua bapak-bapak yang sering nongkrong di pos ronda sebelah rumah hingga larut. Tetangga itu, sehimpunan anak kecil yang suka berlarian di lorong atau kejar-kejaran dengan sepeda. Tetangga itu, bagi saya, semua manusia, lingkungan, dan semesta yang ada di lorong. Saya dibesarkan di … More Tetangga Paling Ramah